Wiyadi: Saya Serahkan Kepada Perguruan dan Pengurus

20 Mei 2019 - 09:40:29 | 13257 | OLAHRAGA

DL/20052019/Bandar Lampung  

--- Meski dengan kondisi minimalis, dengan kekuatan atlet muda, ternyata dengan spirit yang tidak kenal menyerah, akhirnya para karateka FORKI Bandar Lampung mampu menjadi juara umum 2 pada cabang Karate di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017.

Ini menjadi kesan positif dan menambah kepercayaan diri para pengurus, pelatih dan pembina Karate Kota Bandarlampung dalam meneruskan pembinaan jangka panjang Karateka-karateka muda daerah ini.

Dibawah kepemimpinan Wiyadi sebagai ketua FORKI Bandar Lampung, nyatanya bisa menjaga stabilitas prestasi meski ditinggal pindah beberapa atlet seniornya ke beberapa kabupaten di Lampung menjelang pesta olahraga terbesar di provinsi Lampung itu.

Suasana ini digambarkan oleh Dedi Haryadi saat cerita prestasi karateka Bandarlampung pada acara Buka Bersama di rumah dinas Ketua DPRD Kota Bandarlampung, Minggu 19 Mei 2019 petang.

“Meskipun kami ditinggalkan para senior waktu itu, namun adik-adik kita justru diluar dugaan mampu melakukan hal positif dengan bertarung habis-habisan di setiap pertandingan, sehingga singkat cerita mampu menempatkan kontingen Karate Bandarlampung diurutan kedua cabor Karate Porprov Lampung. Ini diluar perkiraan kami semua,” kata Dedi.

Artinya, kata dia, komitmen kepengurusan FORKI Bandarlampung ini sangat solid. “Terima kasih semua pihak yang sudah memberikan yang terbaik untuk ini, tak terkecuali para pelatih, wasit dan juri. Terutama para pengurus FORKI Bandarlampung, pak Ketua, pak Wiyadi dan semua komponen kepengurusan,” tambahnya.

Melanjutkan Memimpin FORKI

Dalam sebuah kalimatnya Dedi mewakili masyarakat Karate Bandaralampung meminta kesediaan Wiyadi untuk tetap bersedia menjadi bapaknya karateka Kota Bandarlampung untuk periode kepengurusan tahun depan.

Kepengurusan yang akan habis pada tahun 2020 terus berbenah untuk memajukan olah raga berprestasi demi mengharumkan nama kota Bandarlampung.

Melihat tren positif selama dibawah kepemimpinan Wiyadi, Pengurus Kota Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Bandar Lampung, bersama pelatih, dan atlet gelar siap menjadi juara umum di perhelatan yang akan datang.

“Bayangkan, kondisinya saat itu, membayangkan meraih medali emas saja sangat sulit. Namun tidak lepas dengan disiplinnya pembinaan yang dilakukan. Maka atas izin Allah juga,  kami dengan atlet muda mampu memperoleh medali, 6 emas, 11 perak dan 16 perunggu.” Ungkap Dedi.

Padahal pada Porprov di Lampung Selatan 2014, FORKI Bandarlampung hanya mampu meraih 2 medali emas saja. Tentu, Keberhasilan yang diraih oleh kontingen Forki Bandar Lampung tidak terlepas peran dari Ketua Forki Bandar Lampung.

“Oleh karena itu, mewakili pengurus, pelatih dan atlet mengharapkan, Wiyadi kembali mensuport sebagai di periode mendatang," tambahnya.

Sementara itu Ketua Forki Kota Bandarlampung Wiyadi yang juga ketua dprd kota bandarlampung menyebutkan, keberhasilan menjadi juara umum 2 merupakan buah dari sinergitas antara pengurus dan perguruan yang ada di Bandar Lampung.

Komunikasi dua arah yang dilaksanakan Forki Bandar Lampung, pelatih dan orang tua sangat penting karena rata rata atlit Forki Bandar Lampung masih Kategori junior.

"Dengan ada pertemuan bersama antara pengurus, pelatih, dan atlet, diharapkan menumbuhkan semangat baru guna memacu prestasi agar lebih baik lagi. Selain itu pemacu dalam bentuk bonus diberikan pengurus bagi atlet dan pelatih yang berprestasi agar lebih giat kembali dalam berlatih," ujarnya.

Wiyadi mengharapkan, selain support yang diberikan oleh Forki Bandar Lampung, diharapkan support dari keluarga juga diberikan. Karena dukungan sangat penting demi kepercayaan diri bagi atlet.

"Terkait adanya keinginan sebagian pengurus yang mengharapkan saya dapat duduk kembali, semua diserahkan kepada perguruan dan pengurus lainnya. Pada prinsipnya saya siap," katanya.

Namun demikian, Wiyadi mengingatkan bahwa pekerjaan yang saat ini saja masih belum selesai, sehingga semua harus tetap konsenterasi dalam pembinaan yang sudah baik inii.  (don)