Reihana: Ini Hanya Salah Paham

19 Februari 2014 - 19:54:15 | 2992 | KESEHATAN

DL/19022014/Bandarlampung

Plt Direktur Utama Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek Bandarlampung, dr Reihana menegaskan bahwa kabar tentang pembatasan peliputan wartawan di RSUAM adalah kesalahpahaman saja.

Menurutnya, RSUAM selalu terbuka untuk wartawan baik peliputan kegiatan maupun liutan lainnya. Reihana hanya minta para wartawan melakukan peliputan secara berimbang. “Jika berita berimbang, maka tidak ada yang dirugikan,”katanya.

Reihana menambahkan justru dengan pemberitaan media, apa pun yang ada di RSUAM akan dapat diketahui oleh masyarakat, namun demikian tetap dalam konfirmasi yang standar, agar tidak hanya satu sumber pemberitaan saja.

Sebelumnya ada reaksi keras dari ketua komisi informasi KIP), Juniardi, yang menanggapi adanya indikasi pembatasan kebebasan pers di RSUAM.

Mengingat rumah sakit adalah berstatus umum seharusnya pembatasan jam peliputan tidak terjadi, karena dengan  adanya informasi dari  media justru rumah sakit terbantu dalam hal informasi kepada publik.

“Mestinya rumah sakit umum mampu memberikan layanan yang baik kepada pers, agar tidak salah paham. Ini kan sebenarnya bisa saling menguntungkan,” katanya. (rb-05)