Wacana Perubahan Kawasan Agro Wisata Dimatangkan

14 Mei 2019 - 15:51:41 | 3267 | BERITA DAERAH

DL/14052019/KALIANDA

---  Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk membangun kawasan agrowisata di Kota Kalianda nampaknya terus dimatangkan.

Bahkan, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meminta perencanaan pembangunan agrowisata itu, agar dimasukkan kedalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan TA 2019.

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto dalam kegiatan presentasi tentang pengembangan kawasan agrowisata Kabupaten Lampung Selatan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan sejumlah konsultan, di ruang kerjanya, pada Selasa 7 Mei 2019 siang.

“Ini (konsep) dari masing-masing dinas kan sudah final, jadikan master plannya secara umum. Nanti tinggal Bappeda dan PU buat perencanaannya, masukkan di perubahan tahun ini. Walaupun belum 100 persen, saya minta secara bertahap bisa dikerjakan,” tegas Nanang dalam arahannya.

Menurut Nanang, pengembangan agrowisata Lampung Selatan tentunya butuh keseriusan dari OPD yang terlibat didalamnya. Untuk itu, dia pun menuntut keseriusan dan kesolidan semua perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan kawasan agrowisata di Kota Kalianda.

“Lahan kita ada, saya minta ide ini kita rumuskan bersama, dan harus jadi. Semua dinas juga harus bersinergi, hilangkan ego sektoral. Tidak saling tunjuk ini tugas siapa, itu tugas siapa, ini adalah tugas kita bersama yang harus kita rumuskan,” tukasnya.

Selain itu kata Nanang, kawasan Kabupaten Lampung Selatan tidak saja unggul di bidang pertanian, perikanan, pariwisata dan potensi lainnya.

Namun, menurutnya dengan lokasinya yang berada di pintu gerbang Jawa-Sumatera yang dilintasi Jalan Tol Trans Sumatera, Lampung Selatan harus bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada.

“Ini kita berbicara jangka panjang, prospek kedepannya untuk kemajuan Lampung Selatan. Kalau kita tidak berani membuat suatu terobosan-terobosan, sama saja kita tidak berani menjawab tantangan dengan hadirnya jalan tol di Lampung Selatan ini,” tandasnya.

Sementara itu, hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah Lampung Selatan, berserta tiga dinas yang menjadi leading sektor yakni Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Kepala Dinas Perikanan.

Hadir juga Staf Ahli bupati Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan, Kepala Dinas PU-PR, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Bappeda, Camat Kalianda beserta instansi terkait lainnya.

Diketahui, Pemkab Lampung Selatan akan menyulap lahan tidur seluas 20,5 hektare menjadi kawasan agrowisata, yang dibagi menjadi tiga kawasan, yakni agrowisata buah dan bunga, farm edupark Kalianda, dan mina wisata taman ikan Way Handak.

Berdasar informasi, kawasan agrowisata buah dan bunga terletak di Jalan Muslim Peninjau, Desa Way Urang, Kecamatan Kalianda. Tepatnya, di belakang Stadion Jati Kalianda dengan luas lahan sekitar 6 hektare.

Lokasi farm edupark Kalianda akan dibangun di belakang Kantor Radar Lampung Selatan dengan luas lahan sekitar 5 hektare. Sedangkan lokasi mina wisata taman ikan Way Handak berada di samping dan belakang GOR Mini, Jalan Jati Rukun, Kelurahan Way Lubuk, Kalianda, dengan seluas lahan sekitar 2 hektare. (az/ris)