Gubernur Lampung: Jika Pemprov Dibubarkan Hari Ini, Maka Pembangunan Tetap Berjalan

23 Maret 2019 - 06:08:52 | 16713 | KESEHATAN

DL/23032019/BANDARLAMPUNG

----- Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyatakan bahwa untuk dapat membangun manusia Indonesia seutuhnya sesuai dengan nawacita, maka sektor kesehatan dan pendidikan harus diperioritaskan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Ridho saat menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Lampung, yang digelar di Ball Room Hotel Novotel, Bandar Lampung, Jumat 22 Maret 2019 siang.

Selain dihadiri oleh Bupati dan walikota se-provinsi Lampung, Rakerkesda juga turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan jajaran kementrian kesehatan RI.

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dalam sambutannya menyatakan bahwa pembangunan di Provinsi Lampung berjalan dengan sangat pesat sehingga tidak dapat dihentikan.

"Pembangunan di Provinsi Lampung saat ini berjalan dengan sangan pesat sehingga tidak bisa di hentikan. Hal ini karena fundamentalnya sudah terbangun, akses konektivitasnya sudah terbangun begitu juga dengan pembangunan di sektor lainnya. Bahkan jika Pemprov dibubarkan hari ini,  kemajuan Lampung akan terus berjalan tanpa terbendung," ungkap Gubernur Ridho.

Namun demikian menurut Gubernur Ridho, semaju apapun suatu daerah, kualitas kesehatan masyarakat yang akan menentukan masa depan.

"Kesehatan adalah yang paling basic untuk dipersiapkan dalam membangun manusia Indonesia seutuhnya, sama halnya dengan pendidikan. Kita tentu tidak ingin kemajuan kampung halaman kita tapi ternyata diisi oleh orang-orang luar. Ini yang saya tidak ingin terjadi. oleh karenanya harus benar-benar disiapkan kesehatan dan pendidikan masyarakat untuk menyokong pembanguann," papar Gubernur.

Kemudian terkait berbagai prestasi dan kemajuan di bidang kesehatan yang berhasil diraih oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Ridho meminta agar para Bupati dan walikota dapat menjadikannya sebagai contoh.

"RSUDAM Abdoel Moelok adalah salah satu prestasi kita dibidang kesehatan, berbagai fasilitas sudah tersedia bahkan terua di tambah. Harapan saya para Bupati/Walikota dapat mengambil contoh sehingga Rumah sakit daerah di kabupaten juga memiliki standarisasi yang sama," tegas Ridho

Sememtara itu Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.kes menyatakan bahwa tujuan diselenggaraoannya Rakerkesda adalah  untuk melakukan pembahasan kinerja pembangunan kesehatan didaerah.

Sebelumnya pada Rakerkesda Provinsi Lampung juga dilakukan pembacaan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) oleh Camat Se-kabupaten Way Kanan dan Pembacaan Ikrar ODF oleh Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya atas prestasinya menjadikan waykanan sebagai Kabupaten yang memiliki sanitasi baik dan bebas dari buang air besar sembarangan. (MrF)