Tidak Terima Ditilang, Dua Tersangka Merusak Pos Lalin

15 Februari 2014 - 19:56:39 | 2430 | BERITA DAERAH

DL/14022014/Lampung Timur

Dua warga Lampung Timur,  AS dan ED akhirnya berurusan dengan kepolisian lebih serius dengan tuduhan pengrusakan pos lalulintas.

Awalnya hanya karena mobil yang dikendarai ED di stop petugas dan ditilang karena tidak membawa surat-surat kelengkapan kendaraan.

Demikian keterangan yang diungkapkan kapolres Lampung Timur, AKBP Djoko Widyanto, Kamis (13/2).

Djoko Widyanto menjelaskan, peristiwa perusakan itu berawal ketika petugas Sat Lantas menggelar patroli  di jalan raya Kecamatan Sekampung.

Pada saat itu, ada salah satu pengendara mobil  daihatsu pick up, yang dicuriagai petugas, melintas.

Saat dihentikan ternyata pengendaranya tidak membawa surat kelengkapan kendaraan bermotor.

Petugas kemudian memberikan sangsi berupa surat tilang. Namun, pengemudi pick up  malah marah- marah kepada petugas ketika ditilang.

Pelaku yang belakangan diketahui bernama ED,  menelpon rekannya, AS, pemilik mobil pick up tersebut. Proses tilang pun tetap berjalan.

Sekitar  pukul 20.15 wib,  pelaku kembali ke Pos lantas kecamatan Sekampung bersama AS mengendarai sepeda motor.

Keduanya bukan mencari informasi tentang penilangan, namun kedua  pelaku langsung marah-marah kepada petugas sembari mengacungkan senjata tajam.

Melihat gelagat yang kurang baik, petugas mencoba menenangkan pelaku dan rekannya, namun pelaku semakin emosi dan merusak kaca jendela pos lantas. “ Usai melampiaskan kekesalannya kedua pelaku melarikan diri  dengan mengendarai sepeda motor,” ungkapnya Djoko.

Begitu menerima laporan adanya perusakan pos lantas diwilayah Sekampung, petugas Polres Lamtim langsung berusaha mengejar pelaku. Usaha petugas  membuahkan hasil .  AS berhasil ditangkap  ketika sedang melintas di wilayah kecamatan Batanghari.

AS sempat berusaha melakukan perlawanan. Namun petugas yang dipimpin Kasat Lantas AKP Hardo berhasil mengamankan AS.

Guna pengembangan penyidikan lebih lanjut pelaku dibawa ke Mapolres Lamtim. Atas perbuatannya, tersangka dapat dijerat pasal berlapis tentang perusakan pos lantas dan membawa senjata tajam.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berusaha mengejar ED si pengemudi pick up. (rd-07)