Di Mesuji 31 Pasien DBD Sudah Dirawat

03 Februari 2019 - 19:38:48 | 9882 | KESEHATAN

DL/03022019/Mesuji

--- Heboh wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang belakangan melanda Indonesia ternyata juga merambah ke Kabupaten Mesuji.  Di wilayah ini ada 31 penderita DBD yang dirawat di beberapa Puskesmas di Mesuji.

Hal tersebut diungkapkan plt Kepala Dinas Kesehatan Mesuji, Ardi umum melalui telepon selulernya, Minggu 3 Febuari 2019.

"Jumlah kasus DBD sampai 30 Januari 2019 ada 31 orang. Itu datanya. Untuk saat ini, Alhamdulilah belum ada penambahan kasus DBD,” ungkap Ardi Umum

Dari enam Puskesmas tersebut, yang paling banyak menerima pasien DBD adalah Puskesmas Simpang Pematang dengan penderita DBD 10 orang, termasuk Kepala Desanya, Abu Sali.

"Nama-nama penderita DBD di Kabupaten Mesuji yang terdata kali ini mulai dari  Puskesmas Simpang Pematang antara lain:

Desa Simpang Pematang 10 orang

1. Suharyanto (45)

2. Rifki ramodon (26)

3. Fitriyani (29)                                                                                                            i

4. Okta Fernando (16)

5. Abu Sali (42) (Kades)

6. Rijaludin (19)

7. Nurul (38)

8. M. Andrian (39)

9. Komsiati (49)

10. Gasani (10)

Desa Simpang Mesuji 5 orang

1. Resti Endah (21)

2. Riski Bayu Aji (15)

3. Ahd Saidin (35)

4. Winarni (35)

5. And Hanim (9)

Desa Aji jaya 2 orang:

1. Bambang S (24)

2. Gadis S (3,5) 

Desa Budi Aji 1 orang:

1. Rusiman (36)

Sisanya lima Puskesmas lagi yakni: Puskesmas Adi luhur 2 kasus DBD, Desa Mukti Karya  yakni Arif Wibowo dan Megi Setiawan. Puskesmas Margojadi 1 kasus DBD, yakni Syahratu desa Talang Gunung.

Ada juga yang di Puskesmas Brabasan 6 kasus DBD yaitu M Sofyan, Siti Kholijah, Rupingah, Jeriko, Eko Sutrisno dan Habib.

Sementara  di Puskesmas Sidomulyo 4 kasus DBD dengan pasien Elmani, Deli Aprida, Riansyah dan Yusrian. Puskesmas Trikarya Mulya 1 kasus DBD, Ira Hesti desa Bujung Buring.

Dari tujuh Kecamatan se-Kabupaten Mesuji hingga berita ini diturunkan hanya Kecamatan Rawa Jitu Utara (RJU) yang tidak ada kasus DBD. (sup)