Pertama Kalinya Pentas Seni Hibur Pengungsi di GWH

19 Januari 2019 - 03:19:57 | 22491 | PARIWISATA

DL/18012019/KALIANDA

---- Untuk membangkitkan kembali dunia Pariwisata Pasca Tsunami yang menerjang kawasan wisata pada 22 Desember 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menggelar Panggung Hiburan bagi Pengungsi Tsunami di GOR Way Handak (GWH) pada malam Minggu, 19 Januari 2019.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, Yuda Sukmarina, S.Sos, MM, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 18 Januari 2019.

"Dinas Pariwisata akan mengadakan panggung hiburan untuk para korban bencana tsunami kali pertamanya akan dilaksanakan di Gor Way Handak (GWH) pada Sabtu malam nanti. Acara akan kita mulai sekitar pukul 19.30 WIB," ujarnya. 

"Selain menjadi Trauma Healing untuk para korban bencana tsunami, panggung hiburan ini  bertujuan untuk menghibur masyarakat sekitar dan juga dapat menarik wisatawan kembali," ujar Rina. 

"Kami telah mengubungi berbagai sanggar untuk membantu mengibur korban bencana dan mereka bersedia dengan sukarela membantu. "Di wisma atlet samping GWH kan masih ada pengunggsi di sana, makanya kita pertama kali pentas di sana, selanjutnya kita akan adakan sebulan dua kali di wilayah yang terdampak bencana tsunami," ujar Rina menjelaskan. 

Kepala Dinas yang akrab disapa Rina ini juga menghimbau kepada para wisatawan untuk tidak perlu takut kembali ke pantai. Rina menjelaskan, saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah melakukan kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membenahi obyek-obyek wisata yang terkena dampak tsunami dan para nelayan juga sudah kembali melaut.

Rina juga memberitahukan tentang Rencana Aksi Lampung Selatan Bangkit dari Kementerian Pariwisata.

"Bulan Februari, Kementerian Pariwisata akan memberikan Pelatihan Sadar Wisata, Pelatihan Penjaga Pantai (balawisata/lifeguard -- red) kepada masyarakat di daerah bibir pantai, terutama daerah yang terdampak bencana tsunami. Dalam waktu dekat juga akan melakukan kegiatan Rencana Aksi Lampung Selatan Bangkit dari Kementerian Pariwisata," jelas Rina di ruang kerjanya. (Ris)