Mendesak, Pengungsi Di Lamsel Banyak Balita Yang Mulai Sakit

24 Desember 2018 - 10:15:27 | 15849 | HUMANIORA

DL/24122018/Lamsel

----- Penanganan cepat memang sangat diperlukan untuk segera mamberikan bantuan kepada warga yang terdampak Tsunami Selat Sunda (TSS) khususnya di wilayah Lampung Selatan.

Dari laporan para relawan yang turun ke lokasi disimpulkan bahwa dalam dua hari ini sudah memiliki dampak yang besar, khususnya kepada pengungsi yang berusia balita. Mereka sudah mulai banyak yang sakit.

Warga desa Kunjir dan Batu Balak yang mengungsi dib alai desa Cugung dan Kerinjing sangat membutuhkan bantuan berbagai keperluan hidup, baik berupa sandang maupun pangan.

Dari lokasi pengungsian belum ada jalan tembus dari kawasan Kalianda bawah, lantaran ada jalan yang terputus di desa Way Muli. Bantuan yang akan dikirim ke lokasi desa ini harus melalui kecamatan Penengahan keaah Desa Totoharjo. Akses ini dapat langsung ke desa Cugung.

Diinformasikan para relawan, ternyata di lokasi ini memang sudah ada penangan kesehatan, namun masih tidak mencukupi. “Khususnya Balita, banyak yang mulai terlihat sakit. Ini dikarenakan daya tahan tubuh anak-anak masih belum sekuat orang dewasa untuk bertahan di alam terbuka,” kata Enna, salah seorang relawan.

Informasi lainnya. Ternyata warga desa Sukaraja – Kenali kecamatan Rajabasa belum tersentuh bantuan sedikitpun hingga Minggu malam.  Mereka mengungsi di gedung SMP 2 dan TPA desa Sukaraja.

Beberapa bahan pangan yang dibutuhkan diantaranya Air Bersih, Selimut, Sarung, Pakaian lainnya termasuk pakaian dalam, Susu, Pempers dan makanan pokok. Termasuk peralatan sembahyang seperti Mukena. Yang dikeluhkan adalah lapar. Mereka sangat perlu bantuan makanan pokok,” tambah Enna. (ES)