DPRD Minta Penegak Hukum Usut Dugaan Pungli Penerimaan TMH

06 Desember 2018 - 15:13:53 | 5967 | BERITA DAERAH

DL/06122018/Kota Metro

--- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mendorong aparat penegah hukum menelusuri kasus dugaan  pungutan liar dalam proses  penerimaan tenaga magang harian (TMH) di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat. Hal ini disampikan oleh Anggota Komisi II DPRD Metro, Alizar di ruang kerjanya, Selasa 4 Desember 2018.

"Iya kalau ada alat bukti yang cukup, aparat hukum  segera menindaklanjutinya. Karena ini memang ranahnya hukum, jangan terus dibiarkan," jelasnya.

Kasus seperti itu bukan yang pertama terjadi di Pemerintahan Kota Metro. Sebelumnya, kasus pungli diduga juga pernah terjadi di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat penerimaan tenaga kontrak Satpol PP. 

"Kan di Pol PP juga pernah seperti ini. Penerimaan tenaga honorer yang dimintai sejumlah uang. Semoga ini bisa cepat ditindaklanjuti aparat penegak hukum, jangan dibiarkan terus nanti berakibat tidak baik bagi TMH dan Oknum ASN yang memberi dan menerima uang haram itu," tegasnya.

Alizar menghimbau, agar Pemkot Metro memperketat aturan penerimaan tenaga honorer magang dan tenaga harian lepas di tiap organisasi perangkat daerah.

"Harus diperketat. Kalau terus terjadi bigini, kasihan mereka TMH selalu menjadi kornban. Kita tidak tahu, apa  mereka dapat uang dari hutang, hanya untuk bisa kerja jadi THL atau TMH," tandasnya. (Igun)