Reza: Harus Konsenterasi dan Fokus Pada Tim

05 Desember 2018 - 16:56:59 | 11286 | FUTSAL MANIA

DL/05122018/Kota Metro

---- Masuknya tim futsal Kota Metro (FKM) ke jalur kompetisi tertinggi futsal Indonesia, di Liga Profesional (Liga Pro) pada musim kompetisi 2019, menjadikan tanggungjawab manajemen Giga FC bertambah berat, selain dalam finansial juga dalam teknis.

Ini diakui Reza Mahesa, pemilik Giga Manajemen yang menjadi penanggungjawab dua tim liga Pro tersebut. Demikian pengakuan Reza pada wartawan, usai launching team di Giga Futsal Arena, Rabu 5 Desember 2018.

“Ya memang, tanggungjawab makin berat. Namun ini risikonya. Apapun yang terjadi semua harus bisa dijalankan dengan proporsional. Karena dari dua tim ini kan sudah ada yang menangani masing-masing, jadi yang tanggungjawabnya sudah dibagi-bagi,” katanya.

Selain sudah menunjuk beberapa personil untuk mengurus tim yang berlaga dikompetisi nasional, Reza sudah memberikan berbagai bekal untuk pengalaman bertanding dan mengurus pertandingan kepada personil lainnya.

“Kami sudah sepakat untuk bisa mengawal tim ini dengan baik. Termasuk dalam membagi tempat latihan dan waktunya. Ini harus diurus secara professional. Teman-teman sudah punya pengalaman selama dua tahun untuk mengawal Giga FC di Liga Pro, jadi ya saya nggak khawatir lah,” ujarnya.

Reza Mahesa sebagai pelatih kepala menangani tim Futsal Kota Metro yang ditangani sejak kompetisi Liga Nusantara provinsi Lampung hingga lolos Liga Pro.

Dengan diplomatis Reza mengatakan bahwa persiapa yang sangat minim, hanya 3 minggu untuk mengikuti kompetisi sebesar Liga Pro, tentunya bukan hal yang mudah. “Ya targetnya FKM bertahan tetap di Liga Pro saja dulu. Itu yang penting. Maka harus mempersiapkan dengan matang, Karena pemainnya kan masih muda-muda, jadi kami semangati untuk bersaing di Liga Pro dan harus mampu bertahan hingga tahun depan tetap di Liga Pro,” kata Reza.

FKM juga sedang menambal sulam pemain untuk memperkuat tim yang sebentar lagi akan berkompetisi dengan tim-tim besar di grup A Liga Pro.

“Dengan kondisi seperti ini kami sadar harus fokus dan konsenterasi pada tim. Agar semua seimbang dan tetap pada jalur yang kami inginkan. Meskipun perjuangan ini akan terasa berat, tetapi kami harus hadapi dengan penuh konsenterasi,” katanya.  (ver)