Sembilan Provinsi Ikut Kejuaraan Terbuka Silat Bappeda Cup I Lampung

04 Desember 2018 - 17:30:41 | 21330 | OLAHRAGA

DL/04122018/Bandarlampung

---- Tidak kurang dari 1.700 pesilat dari usia dini, remaja dan dewasa akan tumpah ruah dalam Bappeda Cup I yang akan digelar di GOR Saburai Bandarlampung 20-23 Desember 2018.

Kejuaraan terbuka yang didukung oleh Bappeda Provinsi Lampung ini juga sudah mendapatkan konfirmasi dari 9 provinsi yang akan menurunkan pesilatnya. Mereka itu adalan para pesilat dari Sumbar, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Palu Sulteng, Jawa Timur.  

Menurut Syahbani Yasin, SE Ketua Lembaga Wasit Juri Pencak Silat Provinsi Lampung, kejuaraan ini merupakan yang pertama bersama Bappeda, dan kali ini memecahkan rekor peserta dalam sejarah kejuaraan provinsi.

“Sebelumnya kisaran 600 pesilat yang biasanya ambil bagian. Tetapi kali ini luar biasa antusiasme peserta. Dan kalau tidak dibatasi mungkin bisa lebih banyak lagi. Tetapi pertimbangannya kan juga karena tempat dan waktu,” kata Bobo, panggilan akrab Syahbani Yasin.

Dari perkiraan jumlah peserta tersebut estimasinya seribu lebih dari pesilat Lampung yang diikuti 15 kabupaten dan kota. “Kalau Lampung seluruh kabupaten dan kota menurunkan pesilat terbaiknya,” tambahnya.

Akan dipertandingan diberbagai kelas dalam kategori Tunggal dan Ganda, dan Tanding dalam Beregu serta perorangan.

Pembibitan Atlet

Banyaknya peserta yang akan  turun dalam kejuaraan terbuka ini membuktikan bahwa dalam hal pembibitan atlet, cabang olahraga Pencak Silat sangat berhasil.

“Selama ini untuk pembinaan pesilat ditangani langsung oleh perguruan yang kebanyakan berada di kabupaten dan Kota, jadi mereka melakukan rekruitmen sejak usia dini, sehingga saat ini hasilnya luar biasa baik soal pembibitan. Namun kami juga tidak hanya berfikir soal pembibitan saja, karena arahnya saat ini juga harus ke prestasi di berbagai kejuaraan,” kata Bobo.

Dibawah kepemimpinan ketua Pengprov IPSI, Drs. H. Sena Adhi Witarta, SH,MH, saat ini prestasi mulai tinjukkan para pesilat di tingkat nasional.

“Pada Pekan Olahraga Nasional lalu, Silat mendapatkan 2 medali perunggu. Dan pada Popwil lalu, Lampung mengikuti dengan mengirim para pesilat pelajar dan meloloskan 6 pesilat ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional. Ini bibit-bibit yang akan meneruskan prestasi para seniornya kelak,” tambahnya.

Dengan kejuaraan terbuka itu, diharapkan akan melahirkan pesilat-pesilat andal dari Lampung yang akan meramaikan persaingan prestasi di Lampung.

“Kami berharap ini menjadi ajang pembuktian pembinaan Pencak Silat di Lampung. Semoga akan tampil bibit-bibit unggul yang baru,” ujar Bobo. (don)