DPRD Kota Balam Datangkan Tenaga Ahli Cek Fly-over

04 Februari 2014 - 08:41:40 | 324 | IPTEK

DL/04022014/Bandarlampung

Komisi C DPRD Kota Bandarlampung melalui ketuanya Barlian Mansyur menegaskan bahwa akan mendatangkan 3 tenaga ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengecek kualitas pembangunan fly-over Jl. Gajah Mada – Ir Juanda. Ini ditegaskan Barlian kepada wartawan, Senin (3/2).

Menurut Barlian sejauh ini telah mencium adanya dugaan bahwa pembangunan jalan laying itu menyalahi spek dan kualitasnya buruk.

Komisi C juga akan segera melakukan dengar pendapat dengan dinas PU Kota Bandarlampung dan rekanannya PT Waskita Karya dan PT Subanus. “Mereka akan kita panggil dulu untuk didengar keterangannya. Sebab sudah ada pengakuan bahwa balok gedernya ternyata dibuat sendiri,” katanya Barlian.

Dilain pihak walikota Bandarlampung, herman HN menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan atas rencana DPRD Kota untuk mengecek kualitas pembangunan fly-over yang baru diresmikan awal tahun ini. “Silahkan saja kalau mau dicek kualitasnya. Biar lebih jelas,” kata Herman HN.

Menurutnya sah-sah saja balok geder itu dibuat sendiri oleh rekanan apabila kualitasnya sama persis dengan yang dibuat Wika Beton seperti dipersyaratan proyek. “Menurut saya, kalau produknya sama yang dihasilkan Wika Beton, apa salahnya? Dan ini mungkin sudah melalui pertimbangan dan pengujian khusus dari tim. Karena jika kualitasnya buruk itu akan membahayakan nyawa manusia,” tambah Herman.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa ada pengakuan dari PT Waskita Karya bahwa beberapa balok geder dibuat sendiri oleh rekanan itu. Seperti yang dikemukakan pemimpin proyek dua rekanan itu, Wuryoko, bahwa beberapa balok geder terpaksa dibuatnya sendiri karena Wika Beton tidak sanggup memenui kuota balok geder yang dipesannya untuk proyek fly-over tersebut. “Ya memang ada beberapa balok geder yang kami buat sendiri, tapi nggak semuanya. Kita membuat sendiri kan sudah ada persetujuan dari dinas PU. Makanya sebagian kami pesan dan sebagian kami bikin sendiri.” katanya.

Wuryoko secara jujur menegaskan bahwa memang dalam spesifikasi proyek diharuskan semua balok geder untuk fly-over harus dipesan dari Wika Beton. “Tapi kalau susunan besi cor nya kami lakukan sesuai dengan Spek semua tidak ada pengurangan,” katanya. (rb-03)