Kadinsos Lampung Buka Bimtek Pengurus Family Care Unit

04 Oktober 2018 - 21:29:05 | 6399 | HUMANIORA

DL/04102018/Bandarlampung

----- Keluarga merupakan lembaga sosial pertama dan utama bagi setiap individu untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Sebagai sebuah lembaga sosial, keluarga memiliki berbagai fungsi dan peranan yang harus dilaksanakan. Demikian disampaikan Kadinsos Provinsi Lampung, Sumarju Saeni, pada acara pembukaan Family Care Unit, Kamis 4 Oktober 2018 di Hotel Kurnia Dua Bandarlampung.

Dikatakan oleh Sumarju bahwa seiring dengan perkembangan masyarakat, telah terjadi pergeseran peran dan fungsi keluarga, sehingga yang terjadi tidak semua keluarga mampu menghadapi perubahan yang terjadi.

Beberapa permasalahan keluarga yang terjadi dalam masyarakat antara lain disebabkan oleh masalah kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, ketunaan sosial, kenakalan anak, korban penyalahgunaan narkotika, korban bencana dan lain-lain.

“Ketidakmampuan ini disebabkan karena keluarga tidak memiliki kekuatan dan keberdayaan dalam menghadapi perubahan serta melaksanakan peran dan fungsi keluarga.” Ungkapnya

Menyikapi berbagai masalah keluarga yang terjadi di masyarakat, maka Kementerian Sosial membuat suatu kebijakan yang menempatkan keluarga sebagai Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) sehingga dikenal dengan Lembaga Peduli Keluarga, Family Care Unit.

"Family Care Unit ni dibentuk dengan tujuan untuk mensinergikan potensi dan sumber daya yang ada di beberapa lembaga pelayanan sosial keluarga, dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, sejahtera dan berketahanan sosial.” Ungkapnya.

Jaringan Kerja

Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Ida Yulisnawati, Family Care Unit ini merupakan aliansi atau jaringan kerja dari beberapa lembaga pelayanan sosial keluarga yang berada di desa/kelurahan.

Keberadaan lembaga peduli keluarga ini akan menjadi agen perubahan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Family Care Unit bekerja dengan mendayagunakan keluarga pionir untuk memberdayakan keluarga plasma, agar dapat mengakses pelayanan-pelayanan sosial.

Pelaksanaan pemberdayaan Family Care Unit menggunakan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga sebagai pusat jaringan (Center Link), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) sebagai fasilitator di tingkat kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan unsur-unsur Potensi dan Sunber Kesejahteraan Sosial lainnya sebagai fasilitator ditingkat desa dan kelurahan.

“Untuk mendukung kegiatan Familly Care Unit dapat dilaksanakan di desa dan kelurahan, maka Dinas Sosial Provinsi Lampung mengadakan kegiatan bimbingan teknis ini.” katanya.

Bimtek yang diikuti sebanyak 25 orang Dinsos Kabupaten, TKSK,  Tokoh Masyarakat dari Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu dan Tanggamus. (Ppid-dinsos)