Kapolda Bakar Ganja Dari Hasil Razia Polres Mesuji

22 September 2018 - 02:47:45 | 8424 | HUMANIORA

DL/22092018/Mesuji

----- Setelah Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Mesuji mengamankan 348 kilogram daun ganja kering di jalan lintas timur SP.IV Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Jumat, 7 September 2018, maka Polres Mesuji memusnakan daun Ganja kering tersebut di halaman Polres Mesuji, Kamis, 20 September 2018.

Dalam pemusnahan daun ganja kering tersebut, Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto langsung memimpin pemusnahan itu, didampingi Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo.

Juga disaksikan Bupati Mesuji Khamami, Wakil Bupati Mesuji Saply TH, Kepala BNN Lamtim, Jajaran Pejabat Polda Lampumg Beserta Jajaran Pejabat Polres Mesuji, seluruh perangkat OPD, kepala desa sekabupaten mesuji, serta Tokoh Agama, tokoh Masyarakat dan tokoh Adat kabupaten Mesuji.

Kapolda Lampung memberikan ucapan selamat serta memberikan penghargaan kepada Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Mesuji.

Purwadi Arianto kepada wartawan mengatakan bahwa pemusnahan hasil operasi dari Polres Mesuji khususnya Sat Res Narkoba Polres Mesuji berhasil menangkap dan mengungkap pengiriman daun ganja kering seberat 348 kilogram.

“Kami mengapresiasi atas penangkapan dan pengungkapan narkoba yang  berasal dari Aceh ini yang masuk melewati provinsi Lampung yang akan dibawa ke pulau Jawa. Modusnya dalam membawa daun ganja tersebut dimasukkan ke tempat genset, mereka sudah sangat profesional dan sudah menghitung apa risiko yang akan diambil pelaku tersebut,” Ucapnya.

Atas kejelian, ketelitian dan keuletan dari satuan Res Narkoba Polres Mesuji, pelaku berhasil digagalkan. “Kami sita ganja seberat 348 kilogram serta 3 orang pelaku dan serta barang bukti mobil Pick-up Granmax beserta box jenset tersebut." Jelasnya.

Kapolda menambahkan bahwa pihak kepolisian Polda Lampung, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mesuji, BNN serta seluruh masyarakat Mesuji terutama atas partisipasinya memberikan informasi kepada pihak kepolisian, karena tanpa masyarakat polisi tidak bisa banyak berbuat, dan tanpa dukungan Bupati juga mungkin kita tidak dapat berbuat maksimal.” Tutupnya. (sup)