Terbukti Jadi Pengedar Narkoba, Pasutri Divonis Belasan Tahun

22 September 2018 - 00:36:18 | 40959 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/22092018/Bandarlampung

---- Nasib pasangan suami istri (Pasutri), Julian Prandiko dan Mentari untuk minta bebas dari jerat hukum pupus sudah. Dua terdakwa ini terbukti secara sah dan meyakinkan sebagai pengedar narkoba dan dihukum lantaran mencoba akan menjual 1 kilogram narkoba jenis sabu.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA, Tanjungkarang, Bandarlampung, Riza Fauzi memutus keduanya bersalah. Akibat perbuatannya, Riza Fauzi memutus keduanya dengan kurungan penjara.

"Terdakwa satu Julian dihukum kurungan penjara selama 17 tahun dan terdakwa dua Mentari dihukum selama 11 tahun. Keduanya juga didenda sebesar Rp1 miliar subsider empat bulan kurungan penjara," jelasnya, Jumat 20 September 2018.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mursiwan menuntut Julian dengan kurungan penjara selama 18 tahun. Sedangkan Mentari dituntut kurungan penjara selama 15 tahun.

Pasutri ini juga didenda sebesar Rp1 miliar subsider enam bulan. Atas putusan itu, terdakwa bersama JPU menyatakan pikir-pikir.

BNNP mendapatkan informasi bahwa di Dusun Gedong Dalom, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Kedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, sering dijadikan tempat tindak pidana peredaran narkotika.

Diketahui, perbuatan kedua terdakwa berawal pada Jumat, 16 Maret 2018 saat dilakukan penangkapan terhadap Candra Kusuma (meninggal dunia) karena melawan.

"Dari hasil penangkapan itu anggota menemukan 17 bungkus plastik klip bening berisikan sabu 1.018 gram, satu buah timbangan digital, satu buah sepele box, dan beberapa unit hp diberbagai merek," kata JPU.

Dari pengkapan yang dilakukan berikut barang bukti sabu yang disimpan Candra di dalam speaker box, petugas melakukan interogasi dan Candra mengakui bahwa dia merupakan kurir bersama dengan kedua terdakwa.

"Candra kemudian diminta menunjukkan kediaman kedua terdakwa, pada saat dilakukan pengkapan terhadap kedua terdakwa petugas BNNP mempertemukan antara kedua terdakwa dan Candra disitu terdakwa mengakui bahwa sabu seberat 1,018 gram tersebut sisa dari penjualan yang dilakukan mereka selama ini," jelasnya.

Dari hasil penangkapan terdakwa, Julian Prandiko menyebut bahwa sabu 1 Kilogram tersebut merupakan sisa sabu  dari 6 Kilogram yang telah laku terjual. (ver)