Dokter Di RSBW Gelar Cuti Saat Dikonfirmasi Terkait Pengusiran Pasien

13 September 2018 - 14:59:05 | 53217 | KESEHATAN

DL/13092018/Bandarlampung

--- Entah karena kebetulan atau memang bertepatan dengan tanggal merah dalam rangka Tahun Baru Hijjiriyah (1 Muharram 1440 H) yang jatuh pada Selasa 11 September 2018.

Seluruh Dokter di Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW) melaksanakan cuti massal menjelang datangnya tanggal merah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kasubag Umum Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW) Jimil AZ, saat dimintai konfirmasi terkait pengusiran salah seorang pasien kecelakaan yang membutuhkan tindakan operasi dibagian rahangnya beberapa hari lalu. "Ini hari kejepit, jadi semua dokter RSBW tengah melakasnakan cuti," kata dia kepada awak media, Senin 10 September 2018.

Dengan alasan hari kejepit, Jimil meminta kepada awak media agar untuk datang kembali setelahnya. Nantinya, lanjutnya, pihak Direktur RSBW akan memberi penjelasan soal pengusiran pasien tersebut. "Kalau saya tidak bisa menjelaskan, biar nanti Direkturnya saja," kata dia.

Diketahui, oknum Dokter spesialis bedah mulut Rumah Sakit Bumi Waras, Bandarlampung, diduga telah menolak pasien. Dokter yang diketahui berinisial BS tersebut tidak ingin melayani pasien jika keluarga pasien belum membayar biaya operasi sebesar 50 persen dari biayanya.

Hal tersebut diungkapkan oleh ayah pasien bernama Ikhwan Wahyudi (38). Ikhwan mengatakan, saat itu anaknya telah mengalami kecelakaan dan butuh tindakan medis (operasi).

"Kami bawa ke Rumas Sakit BW berharap segera ditangani. Namun, sesampai di Rumah Sakit dokter tersebut meminta kepada saya agar terlebih dahulu membayar DP sebesar 50 persen," jelasnya.

Tak sampai di situ, lanjut Ikhwan, mirisnya lagi setelah ia mendengar penjelasan tersebut kemudian ia langsung diusir oleh dokter tersebut.

"Saya diusir keluar, bahkan dokter tersebut bilang anak saya akan dipindahkan ke rumah sakit yang lain. Dokter tersebut terlihat arogan dan tidak mencerminkan perilaku seorang dokter," katanya kesal. (ver)