Diduga Pesta Sabu, Oknum Camat Dicokok Petugas

06 September 2018 - 07:45:17 | 13743 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/06092018/Kotabumi

----- Diduga sering pesta Sabu-sabu, oknum Camat di Lampung Utara akhirnya diamankan jajaran Satreskoba Polres Lampung Utara di kediaman Abdul Rohman (49), warga Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan  Kotabumi Selatan, Selasa 4 September 2018.

Penggerebekan yang dilakukan oleh Tim Opsnal Satresnarkoba pada Selasa malam sekitar pukul 22:00 Wib itu, dipimpin langsung Kasatresnarkoba Iptu. Andri Gustami.

Petugas akhirnya berhasil mengamankan tiga orang tersangka NZ (49) warga Jl. Teratai, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan yang merupakan Camat Kotabumi Utara. 

Sementara dua tersangka lainnya AR (49), sopir pribadi Camat dan MD (22) Wiraswasta. Keduanya merupakan warga Jl.H. Asni Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi Selatan.

Selain meringkus para pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 butir pil Eksilgan, 1 linting Ganja sisa pakai, 1 buah bong, 1 buah pirek kaca, 1 buah centong, 1 buah sedotan plastik dan 2 buah korek api gas.

Menurut keterangan Kasatresnarkoba Polres Lampung Utara Iptu. Andri Gustami, penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah, dimana lokasi itu sering dijadikan tempat pesta Sabu.

Kemudian pihaknya langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan para pelaku dan berbagai barang bukti.

"Kita mendapatkan informasi dari warga dimana rumah Abdul Rohman yang bekerja sebagai sopir Camat itu, kerap dijadikan tempat mereka pesta Sabu-sabu. Akhirnya kita lakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan para tersangka, satu diantaranya merupakan oknum Camat," ujar Andri. 

Selain itu, Andri juga menjelaskan bahwa menurut keterangan tersangka (NZ) mereka memang habis mengkonsumsi Sabu-sabu. “Keterangan dari Camat bahwa dia hanya sesekali menggunakan Sabu untuk menghilangkan stress karena beban pekerjaan. Sementara tersangka berikut barang bukti sudah kita amankan di Satresnarkoba Polres Lampung Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Andri. (Zn)