Warga Way Dadi Berontak, Walikota Arogan Sertifikatkan Fasum

06 September 2018 - 07:03:08 | 21168 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/06092018/Bandar Lampung

---- Reaksi keras mulai ditunjukkan masyarakat Kota Bandarlampung atas tindakan sepihak yang diduga dilakukan oleh pemerintah Kota Bandarlampung yang membuat sertifikat atas tanah lapangan Way Dadi yang selama ini adalah fasilitas umum (fasum) masyarakat kecamatan Sukarame.

Dengan membentangkan berbagai spanduk penolakan, perwakilan masyarakat di Kecamatan Sukarame melakukan aksi demonstrasi menolak pengambilan Lapangan Way Dadi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung pada Rabu, 4 September 2018.

Perwakilan masyarakat terdiri dari tiga kelurahan yakni, Kelurahan Way Dadi, Way Dadi Baru dan Harapan Jaya, Sukarame ini menolak fasum Lapangan Way Dadi  disertifikat atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Ratusan warga ini membawa spanduk dan banner berjalan dari Lapangan Way Dadi menuju kampus UIN Raden Intan Lampung. Salah satu spanduknya berbunyi “Walikota Arogan Beraninya Mensertifikatkan Fasum”.

Warga menyatakan pemerintah kota Bandar Lampung tidak memiliki kewenangan menjadikan Lapangan Way Dadi untuk disertifikat dan dijadikan sebagai aset Pemerintah Kota Bandar Lampung karena sudah bertahun-tahun menjadi fasum warga sekitar.

“Ini fasilitas umum warga Way Dadi, jangan biarkan diambil alih oleh pemkot melalui tangan Walikota Herman HN,” ucap salah satu orator ibu-ibu Rabu, 4 September 2018.

Perwakilan masyarakat Kecamatan Sukarame khawatir bila dibiarkan, kebijakan Wali Kota Herman HN akan membuat fasum lainnya juga ingin dimiliki pemerintah Kota Bandar Lampung.

Koordinator Masyarakat Way Dadi, Subhan mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung jangan merampas fasum milik warga.

Menurutnya warga khawatir setelah disertifikatkan dan menjadi aset pemerintah, Lapangan Way Dadi akan dialihfungsikan untuk kepentingan bisnis seperti tanah hutan kota.

“Sudah banyak contohnya. Salah satunya lahan hutan kota yang saat ini sudah berdiri pusat perbelanjaan,” tutupnya. (rel)