Sumarju: Disabilitas Bukan Halangan Untuk Bekerja

04 September 2018 - 23:03:47 | 11718 | HUMANIORA

DL/04092018/Bandarlampung

---- Kepala Balai Besar Rehabilitasi Vocasional Bina Dhaksa (BBRVBD) Cibinong Kementerian Sosial RI AM. Asnandar hari ini, Selasa 4 September 2018 menghadiri penutupan pelatihan keterampilan praktis bagi disabilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung.

Pelatihan yang melibatkan 64 orang disabilitas fisik ini berkat kerjasama Dinas Sosial Provinsi Lampung dengan Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD) Kemensos RI dan BLK Bandar Lampung.

Pelatihan yang berlangsung dari 9 Juli sampai 4 September 2018 dengan jenis keterampilan salon, elektronika, menjahit dan pertukangan. Masing- masing ketrampilan diikuti 16 orang.

Dalam sambutannya Asnandar mengatakan bahwa selama dua tahun ini telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam rehabilitasi vokasional khususnya disabilitas fisik dan hasilnya sangat memuaskan.

"Saya senang bekerjasama dengan Lampung khususnya Dinsos dan BLK karena setelah mengikuti pelatihan para peserta dapat bekerja baik secara pribadi maupun sebagai karyawan.” katanya.

Masih menurut Asnandar disarankan kepada Dinas Sosial Lampung untuk mendata para disabilitas fisik akibat dari kecelakaan lalulintas maupun akibat kerja. "Para disabilitas fisik sebagai akibat kecelakaan lalulintas ataupun kecelakaan kerja secara psychologis tentu saja sangat mengalami goncangan oleh karena itu peran pekerja sosial sangat penting dalam pendampingan sosialnya, setelah mereka menyadari masa depan dirinya maka kita programkan pelatihan ketrampilan yang diperlukan.” Imbuhnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni mengatakan bahwa Tim Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) Provinsi Lampung beberapa hari yang lalu telah menyelesaikan penjangkauan dan layanan sosial di Kabupaten Pringsewu.

Hasil penjangkauan tersebut diketemukan 108 orang disabilitas. Sebanyak 27 orang disabel yang mampu didik dan mampu latih. Sedang hari ini sampai dengan lima hari kedepan Tim UPSK sedang melakukan penjangkauan di Kabupaten Way Kanan.

Oleh karena itu diharapkan kerjasama ini dapat dilanjutkan pada tahun 2019 mendatang.

Kepada para peserta Sumarju mengharapkan agar para tetap semangat untuk berjuang membangun kehidupan yang lebih baik lagi. "Gunakan ketrampilan yang telah dikuasai untuk membangun kesejahteraan saudara. Jangan pernah menyerah dengan kondisi fisik saudara tetap semangat dan berdoa.” Katanya.

Katanya.

Sebagaimana UU No 8 tahun 2016 tentang Disabilitas diamanahkan dalam rekruitmen tenaga kerja disabilitas mendapatkan quota 1% untuk perusahaan swasta dan 2% untuk BUMN/BUMD.

Kesempatan telah terbuka bagi penyandang disabilitas. Oleh karena itu tingkatkan kemampuan pengetahuan dan ketrampilan sehingga mampu bersaing dengan yang tidak mengalami disabilitas. "Disabilitas bukan hambatan untuk berkarya.” pungkasnya.

Sementara itu Kepala BLK Bandar Lampung Evie Fatmawati mengatakan bahwa peserta pelatihan menunjukkan kemauan yang keras untuk menguasai ilmu pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jurusannya. Sehingga hasilnya mampu bersaing dengan lainnya.

Evie juga menawarkan kepada peserta khususnya jurusan elektronika untuk melanjutkan ketrampilannya di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Cevest Bekasi.

Adapun Cevest Bekasi membuka jurusan ketrampilan Teknisi Elektronika: Fiber Optik (V-Sat), Operator Instrumen dan Kontrol, Operator Otomasi Elektronika Industri, Teknisi Audio Video, Teknisi Fiber Optik

dan Teknisi Telepon Seluler.

Juga Refrigeration: Teknisi Lemari Pendingin (Show Case), Teknisi Pendingin AC Split, Teknisi Refrigerasi Komersial.

“Saya berharap kepada para disabilitas untuk tidak segan-segan berkonsultasi dengan para instruktur apabila terjadi kendala dilapangan.” Uungkapnya.

Acara penutupan ini dihadiri juga Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Ratna Fitriani dan juga jajaran BBRVBD Cibinong dan para instruktur di lingkungan BLK Bandar Lampung. (Ppid-Dinsos)