Yuk Nabung Saham, Mulai Dari Rp5 Ribu

14 Agustus 2018 - 21:28:22 | 24381 | EKONOMI

DL/13082018/KALIANDA

---- Selama berlangsunya Lampung Selatan Fair 2018,  Desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan  yang telah dicanangkan/diresmikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai desa nabung saham ke dua di Indonesia.

Desa nabung saham pertama di Provinsi Lampung dan memiliki Galeri Investasi non kampus pertama di Provinsi Lampung ikut serta dalam rangakain event tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung  Selatan. 

Masyarkat Sidorejo yang telah menjadi investor di pasar modal ikut berpartisipasi dengan membagikan selebaran dan informasi serta pengalaman mereka kepada masyarkat luas di stand Kecamatan Sidomulyo.  

Tommy Yulianto selaku kepala desa Sidorejo berharap bahwa program "yuk nabung saham" ini bisa lebih dikenal secara lebih luas karena bisa menghindari masyarakat terkena dampak dari investasi bodong yang selama ini telah meresahkan masyarakat. 

Sementara itu Camat Sidomulyo Eko Irawan menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beserta Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Lampung yang telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Sidomulyo tanpa kenal lelah walaupun kegiatan dilaksanakan hingga larut malam. 

Ryan,  Nasir dan Wawan yang merupakan investor sekaligus motor penggerak program "yuk nabung saham"  menyampaikan bahwa ternyata beinvestasi di pasar modal (saham)  tidak harus orang yang "berduit" dan tidak harus "orang kota" di pelosok desa pun masyarakat bisa berinvestasi di saham, modal terkecil hanya Rp5 ribu sudah bisa membeli saham.

“Selain itu cukup dengan menggunakan smart phone kita sudah bisa memiliki perusahaan terkenal seperti Peusahaan Unilever, PT Gudang Garam, PT PP,  PT Waskita,  PT Adhi Karya,  PT Bukit Asam,  Bank BNI,  Bank BRI,  pokoknya mengasikkan berinvestasi di pasar modal,” ujar mereka. 

Perlu diketahui bahwa dari data yang diterima dari RHB Sekuritas bahwa transaksi jual beli saham di desa nabung saham  telah mencapai angka Rp3,5 miliar  pada bulan Juli 2018 dan  jumlah investor desa nabung saham sampai saat ini telah mencapai 300 orang, hal tersebut disampaikan oleh Refa Risnadi selaku investor dan inisiator program "yuk nabung saham". (Ris)