Panen Rejeki Bank Bpd, Nasabah Bank Kaltimtara Raih Hadiah Utama Rp 500 juta

13 Agustus 2018 - 16:48:58 | 7452 | EKONOMI

DL/13082018/Bandarlampung

----- Bertempat di Lampung, serangkaian program Panen Rejeki Bank BPD yang merupakan program customer rewards berupa penarikan undian  Tabungan Simpeda nasional dihelat secara meriah.Perhelatan yang merupakan Penarikan Undian Tabungan Simpeda Nasional BPD-SI, untuk periode kali ini bertindak sebagai tuan rumah adalah Bank Lampung.

Panen Rejeki Bank BPD memiliki  total hadiah sebesar Rp 6 Miliar (diundi 2x setahun) atau Rp 3 Miliar untuk setiap periodenya diperuntukkan bagi 584 penenang dengan hadiah utama Rp500 juta untuk 1 orang nasabah, kemudian hadiah kedua masing-masing Rp100 juta untuk 4 pemenang dengan pemenang, hadiah ketiga masing-masing Rp50 juta un 26 pemenang.

Hadiah keempat masing-masing Rp 5 juta untuk 26 pemenang dan hadiah kelima masing-masing  Rp 2,5 juta untuk 26 pemenang, kemudian hadiah keenam masing-masing Rp 2 juta untuk 52 pemenang, hadiah ketujuh masing-masing Rp 1,5 juta untuk 104 pemenang, dan hadiah kedelapan masing-masing Rp 1 juta untuk 345 pemenang.

Tampil sebagai pemenang hadiah utama Undian Tabungan Simpeda Nasional sebesar Rp 500 juta adalah nasabah Bank Kaltimtara. Selanjutnya hadiah kedua senilai masing-masing Rp 100 juta dimenangkan oleh nasabah Bank Jatim, Bank Sumut, Bank Kalteng dan Bank Lampung.

Sedangkan hadiah ke 3 sampai dengan ke 8 secara merata dimenangkan okeh nasabah Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia.

Perhelatan Panen Rejeki Bank BPD kali ini merupakan periode ke-1 tahun ke-29 - 2018 dengan total hadiah sebesar Rp 3 miliar.

Kresno Sediarsi selaku Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (asbanda) yang juga Dirut Bank DKI menyampaikan bahwa Tabungan Simpeda yang telah berusia hampir 30 tahun ini dimiliki oleh semua BPD dari Aceh sampai Papua. Tabungan Simpeda juga menjadi alat pemersatu BPD seluruh Indonesia.

“Pada Penarikan Undian Simpeda Periode 1 Th ke-29 Tahun 2018 di Bandar Lampung kali ini, jumlah penabung sampai dengan akhir Juni 2018 berjumlah 7.275.567 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 48,19 triliun,” jelas Kresno Sediarsi.

Lebih jauh Ketua Umum Asbanda mengungkapkan bahwa apabila dilihat dari penarikan undian Simpeda di Bandung sampai dengan di Bandar Lampung, dari sisi penabung terjadi kenaikan sebesar 5,20% atau naik sebanyak 363.301 penabung, sedangkan saldo Simpeda meningkat 6,71% atau naik sebesar Rp3,03 triliun.

“Untuk BPD yang paling banyak menghimpun Tabungan Simpeda sejak lebih dari 10 tahun terakhir, yaitu Bank Jatim, sampai dengan posisi Juni 2018 telah menghimpun Simpeda sebanyak ±Rp12,71 triliun atau sebesar 26,37% dari Tabungan Simpeda Nasional.” Imbuh Kresno Sediarsi

Direktur Utama Bank Lampung, Eria Desomsoni selaku tuan rumah menyampaikan bahwa, dihelatnya Panen Rejeki Bank BPD yang merupakan Undian Tabungan Simpeda Nasional diharapkan lebih dari sekedar silaturahmi antar Bank Pembangunan Daerah di Kota Lampung, melainkan juga menjadi momen bagi Bank Lampung untuk mengenalkan ragam potensi daerah yang ada.

“Seperti periode-periode sebelumnya, rangkaian perhelatan Undian Tabungan Simpeda Nasional atau Panen Rejeki Bank BPD ini diawali dengan prosesi Penyegelan Tabung Undian, Welcome Party, dan Seminar Nasional BPD se-Indonesia dengan tema “Strategic Positioning BPD sebagai Bank of Regional Champion” dengan pembicara oleh Bpk. Dr. Ayi  Ahadiat, SE,MBA dan moderator oleh Bpk. Asrian Hendi Caya, SE,ME.,” jelas Eria Desomsoni.

Lebih jauh Eria Desomsoni juga menyampaikan bahwa, pada malam harinya yakni dalam pagelaran Panen Rejeki Bank BPD juga akan dimeriahkan oleh artis ibu kota yang berasal dari Lampung, yakni Inka Mamamia. Hadir dalam serangkaian kegiatan Panen Rejeki Bank BPD seluruh Indonesia kali ini selaian pejabat daerah mulai dari Gubernur Lampung juga Komisaris dan Direksi, serta para Pemimpin Divisi dari 27 BPD seluruh Indonesia.

Kinerja BPD seluruh Indonesia

Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (BPD-SI) terus menunjukkan pertumbuhannya. Per Mei 2018, aset BPD telah mencapai Rp649,19 triliun atau meningkat sebesar 5,00% dibandingkan posisi Mei 2017 yang mencapai Rp618,26 triliun atau menempati peringkat 5 dalam perbankan nasional setelah BRI, Mandiri, BCA dan BNI.

Kekuatan aset BPD seluruh Indonesia ini menunjukkan bahwa apabila BPD seluruh Indonesia bersinergi akan menjadi potensi kekuatan yang solid dalam kancah persaingan industri perbankan nasional serta dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi perekonomian nasional, khususnya di daerah.

Sesuai dengan data Statistik Perbankan Indonesia, kinerja kredit BPD juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Pada Mei 2018, posisi kredit BPD mencapai Rp401,53 triliun atau meningkat sebesar 9,28% dibandingkan posisi Mei 2017 sebesar Rp 367,42 triliun.

Sementara Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) BPD seluruh Indonesia pada Mei 2018 mencapai Rp 517,12 triliun, atau mengalami naik sebesar 2,53% dibanding posisi Mei 2017 yang mencapai sebesar Rp504,34 triliun. (lis)