Lapas Rajabasa Ikut Meriahkan Pemecahan Rekor Dunia Poco-poco

05 Agustus 2018 - 18:04:32 | 5535 | OLAHRAGA

DL/05082018/Bandarlampung

----  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Rajabasa menurunkan 30 personil warga binaan dan sipir untuk memperkuat tim Indonesia dalam pemecahan rekor dunia senam Poco-poco di lapangan Lapas setempat, Minggu, 5 Agustus 2018.

Ini rupanya sebagai wakil dari ribuan warga binaan Lapas di Indonesia dan sipir yang diikutsertakan mengikuti pemecahan rekor Muri Dunia The Largest Guinness World Records Poco-Poco Dance 2018 yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknik (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia dengan memanfaatkan media teleconference.

Kepala Lapas Kelas I Rajabasa Bandarlampung, Sudjonggo mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif. Dalam rangka Guines Word Record, pihaknya telah berlatih selama dua minggu untuk penyamaan gerakan. "Untuk menyamakan gerak, kita berturut-turut berlatih dengan benerapa instruktur dari luar untuk penyamaan gerak nasional. Jadi senam poco-poco ini geraknya ada beberapa type," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti  tak kurang 1.108 peserta dengan diwakili 45 orang yang terdiri dari 30 warga binaan dan 15 sipir dari Lapas.

"Dalam senam poco-poco ini kita mewakili sebanyak 1.108 peserta. Menurut saya senam ini sendiri merupakan kegiatan yang positif dan sehat. Bahkan kami melakukannya setiap hari untuk kesehatan warga binaan maupun petugas Lapas sendiri," ujarnya.

Sudjonggo menambahkan, Senam Poco-poco ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi narapidana di bidang kesehatan jasmani.

Selain mempersiapkan dari sisi kemandirian, narapidana juga harus sehat secara mental dan jasmani sehingga mengurangi peluang mereka untuk mengulangi perbuatannya. Oleh sebab itu, kegiatan ini sebaiknya dilakukan terus untuk kedepannya. (ver)