Mahasiswa IIB Darmajaya Kuliah ke Luar Negeri

26 Juli 2018 - 19:34:27 | 9612 | PENDIDIKAN

DL/26072018/BANDAR LAMPUNG

---- Salah satu misi Kampus Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yaitu menjadi World Recognize University kian mendekati nyata. Empat negara dipastikan akan kedatangan 19 mahasiswa asal IIB Darmajaya.

 “Kesembilan belas mahasiswa itu dinyatakan lolos seleksi program internasional keempat negara, yaitu ke Taiwan, Tiongkok, Vietnam, dan Malaysia. “Mereka hasil seleksi yang dilakukan Kantor Urusan Hubungan Internasional (KUHI) IIB Darmajaya 25 Mei lalu,” kata Plt Rektor IIB Darmajaya Dr. RZ. Abdul Aziz, S.T, Kamis 26 Juli 2018.

Abdul Aziz yang juga Wakil Rektor I IIB Darmajaya itu juga menjelaskan sejak tiga tahun terakhir, kampus biru IIB Darmajaya sudah banyak mengirim mahasiswa untuk menempuh pendidikan ke luar negeri dalam Program Student Mobility dan Program Joint Research.

“Setiap tahun, kami selalu membuka peluang kepada mahasiswa IIB Darmajaya untuk kuliah di luar negeri dan kita berikan beasiswa penuh,” kata dia.

Mereka, lanjut Abdul Azis, terdiri dari 17 mahasiswa Program Student Mobility dan dua mahasiswa Program Joint Research. Untuk program student mobility dari Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmahaya. Mereka adalah Nazwa Ikmalia F, Bella Aprilia S, Diana Rika Herdianto, Roshan Assyifa, dan Wenny Puspa S (Prodi Teknik Informatika) serta Kustia Febria dan Destiara Sri Narahayu (Prodi Sistem Informasi).

Kemudian, dari Fakultas Bisnis dan Ekonomi, mereka yakni Indah Pramesthi K, Karisma Pramesthi A, Lisa Mahardika, Jevina, Krisfa Elfrida N, dan Kristin Tiara Pita (Prodi Akuntansi) serta Sefnia Amalia P, Nezia Irecha AP, Dyah Paramitha P, dan Amilia Rahestri (Prodi Manajemen).

Sementara untuk program joint research yakni Christine Dian Pertiwi dan Rika Dwi Lestari dari Prodi Akuntansi. “Program student mobility memberikan kesempatan mahasiswa untuk kuliah selama 1 semester di perguruan tinggi luar negeri. Sedangkan program joint research memberikan kesempatan mahasiswa untuk melakukan penelitian bersama di perguruan tinggi luar negeri,” kata Abdul Aziz.

Dia juga menjelaskan tahun ini, mahasiswa akan diberangkatkan ke Duy Tan University di Vietnam, Cheng Shiu University dan Shih Chien University di Taiwan, Nantong Vocational University di Tiongkok, dan University Teknikal Malaysia Melaka di Malaysia.

“Proses seleksi telah dilaksanakan pada Februari 2018 meliputi seleksi kemampuan bahasa Inggris, seleksi akademik, dan seleksi wawancara. Sebanyak 19 mahasiswa yang terpilih ini akan mendapat pembekalan akademik dan non akademik hingga Juli 2018. Sementara pemberangkatan mahasiswa diperkirakan pada Agustus atau September 2018,” kata dia.

Selain itu, saat ini beberapa mahasiswa sedang dalam proses seleksi student mobility ke beberapa perguruan tinggi di Rusia sebagai tindak lanjut kerjasama yang ditandatangani awal April lalu di Moskow dan Dubna. (**)