Sidang Paripurna Pengesahan Raperda Dua Kali Diskors

25 Juli 2018 - 21:48:29 | 50760 | PARLEMENTARIA

DL/25072018/Lamteng

---- Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah dalam rangka penyampaian rekomendasi Laporan Pertangungjawaban Bupati Lamteng tahun anggaran 2017 sempat mengalami dua kali penundaan karena tidak kuorum.

Bahkan rencananya dalam Sidang Paripurna yang berlangsung Senin 14 Mei 2018 itu juga akan mengesahkan dua raperda, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Ahmad Junaidi Sunardi didampingi Wakil Ketua II Riagus Ria dan Wakil Ketua III Joni Hardito.

Hadir dalam paripurna tersebut, Plt Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, jajaran Forkopimda, serta 32 anggota DPRD dan tamu undangan lainnya.

Jumlah anggota DPRD yang hadir tidak memenuhi kuorum sehingga banyak interupsi dari anggota rapat. Mereka meminta sidang paripurna ditunda karena menyalahi aturan.

Untuk itulah, Junaidi Sunardi meminta persetujuan anggota rapat yang hadir. Sidang pun sempat diskorsing dua kali, namun anggota DPRD belum juga memenuhi kuorum.

Setelah itu, ketua DPRD memutuskan menunda pengesahan raperda tentang Pemilihan Kepala Kampung dan Raperda Penataan Kampung tersebut.

Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Lampung Tengah Saifulloh Ali mengatakan, tugasnya hanya membuat beberapa Raperda yang telah diusulkan Pemkab Lamteng.

“Kami siap jika nantinya raperda tersebut akan disahkan menjadi Perda dalam sidang paripurna berikutnya,” katanya.

Meski pengesahan Raperda ditunda, namun paripurna dilanjutkan dengan tanggapan Bupati tentang Penyampaian rekomendasi DPRD terkait LKPj Lamteng 2017. (Adv/Ted)