Kejari Kalianda Masih Tangani Beberapa Kasus Korupsi

24 Juli 2018 - 12:45:08 | 12663 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/24072018/KALIANDA

--- Dalam rangkaian puncak kegiatan hari Bhakti Adhyaksa ke-58, yang jatuh pada Minggu 22 Juli 2018,  dilaksanakan pada Senin 23 Juli 2018 dengan melakukan upacara, di halaman kantor Kejaksaan Negeri Kalianda.

Usai upacara dilakukan press gathering di Aula kantor Kejaksaan Negeri Kalianda dipimpin Kepala Kejari, Sri Indarti. “Kami telah menyelamatkan uang Negara sebesar Rp718 juta dari tindak pidana korupsi selama tahun 2018,” kata Indarti.

Selain mengamankan uang negara, Kejari juga saat ini sedang menangani penyelidikan 2 kasus korupsi, penyidikan 1 kasus dan sedang melaksanakan penuntutan.

"Sedang melakukan penuntutan terhadap 4 orang terdakwa, 3 terdakwa atas kasus pengadaan Kapal dan 1 orang terdakwa atas nama Agus Widodo dengan kasus penggelapan Rastra (Beras Sejahtera)." kata Sri Indarti.

Selain itu kasi Pidsus Kejari, Andy menambahkan, pihaknya juga masih melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terhadap sebuah kasus yang sedang ditangani.

"Kita masih dalam proses mengumpulkan bahan untuk keterangan nanti, ketika sudah menemui titik terang akan dihubungi dan sekarang juga sedang koordinasi dengan Kasi Intel juga,"ujarnya.

Kasi Intel Totok Alim mengatakan sepanjang tahun 2018, pihak Kejari berhasil mengamankan terpidana DPO, selama 4 tahun atas nama Gunawan dan melakukan kegiatan Jaksa masuk kelas serta pengawasan pembangunan 30 kegiatan di Lamsel dan Pesawaran.

"Kita masih melakukan pengawasan terhadap 3 aliran kepercayaan di Lamsel. Mengapa diawasi, karena dianggap nanti akan bisa mencederai dan mengganggu keamanan masyarakat, salah satu contoh yang sudah dikuatkan fatwa MUI seperti Gavatar." ujarnya. (Ris)