Michael Mulyadi Merasa Kecewa Divonis 5 Tahun Penjara

19 Juli 2018 - 17:44:39 | 1917 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/19072018/Bandarlampung

---- Lantaran tidak puas dengan putusan majelis Hakim yang memvonis terdakwa Michael Mulyadi, selama lima tahun penjara, terdakwa mempertanyakan Pasal 127 dalam dakwaan yang dihilangkan pada saat tuntutan atas dasar itu terdakwa merasa kecewa.

Hal tersebut terungkap dalam sidang perkara pidana kepemilikan Narkotika dengan terdakwa Michael Mulyadi yang digelar di PN Tanjungkarang, Kamis 18 Juli 2018.

"Saya bukan pengedar kok, tapi dituntutnya masih tinggi banget. Saya benar-benar merasa kecewa dengan ini semua," katanya.

Soal banding atau tidak, kata Michael, dia belum memutuskan untuk saat ini, yang jelas dia masih pikir-pikir atas vonis itu. “Saya masih piker-pikir,” katanya.

Hakim Ketua Salman Al Farisi didamping dua hakim anggota Ismail Hidayat dan Nirmala Dewita mengatakan, terdakwa secara sah terbukti bersalah melakukan tindak pidana Narkotika sesuai Pasal 111 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Ia juga melanggar pasal 62 UU Nomor 5/1997 tentang Psikotropika.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa oleh karena itu selama lima tahun pidana penjara, dengan denda Rp1 Miliar Subsider dua bulan penjara," katanya.

Dalam pertimbangannya majelis Hakim mengatakan hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mengindahkan program pemerintah dalam pemberasan narkotika.

Usai sidang Michael mengatakan dirinya hanya mengkomsumsi narkotika sejak akhir 2015, semestinya kata dia direhab karena dia korban dari penyalaguna narkotika. “Kalau untuk menjual tidak, karena dalam putusan hakim juga disebutkan bahwa dia membeli untuk digunakan sendiri bukan untuk dijual. Senang nggak senang soalnya vonis saya tinggi banget," kata Michael. (ver)