Risco: Karang Taruna Harus Mampu Bekerjasama Dengan Semua Pihak

13 Juli 2018 - 00:33:01 | 1485 | BERITA DAERAH

DL/13072018/Bandarlampung

--- Keberadaan Karang Taruna di tengah masyarakat sudah dikenal sejak puluhan tahun yang lalu, namun eksistensinya masih perlu ditingkatkan khususnya dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial generasi muda di wilayahnya.

Permasalahan generasi muda dewasa ini semakin meningkat dan kompleks. Ancaman narkoba yang akan menggerogoti kualitas generasi muda sebagai pewaris kepemimpinan dan masa depan bangsa Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan; dimana pemakai narkoba sebagian besar adalah generasi muda.

Terbatasnya lapangan kerja yang tidak mampu menampung pencari kerja sehingga akan berdampak meningkatnya masalah sosial lainnya.

Disamping itu juga generasi muda yang kurang beruntung seperti defabel, balita dan anak terlantar,  kemiskinan keluarga dsb. Oleh karena itu Karang Taruna yang keberadaanya ditingkat kelurahan dan desa harus mampu mencegah tumbuh dan berkembangnya masalah sosial dan memupuk potensi dan sumber generasi muda sehingga mampu perperan secara aktif dalam pembangunan.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Lampung Risco Irawan pada acara pembukaan Bimtek Karang Taruna Provinsi Lampung, Selasa 11 Juli 2018 di Hotel Urban Pringsewu.

Menurut Risco secara fungsional Karang Taruna merupakan binaan Dinas Sosial, namun aplikasi program dan kegiatan harus berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait. "Saya berharap Karang Taruna harus mampu menjalin koordinasi dengan semua pihak baik pemerintah maupun swasta,” kata Risco.

Bimtek yang diikuti oleh pengurus Karang Taruna yang merupakan perwakilan dari Kabupaten Pringsewu, Tanggamus, Pesawaran dan Lampung Selatan berlangsung selama dua hari. (Ppid-dinsos)