Jembatan Amblas Arus Lalulintas Dialihkan

23 Januari 2014 - 10:55:26 | 2497 | BERITA DAERAH

DL/22012014/Lampung Tengah
Bencana yang menimpa Indonesia memang tidak henti-hentinya. Setelah angin puting beliung, banjir bandang, gunung berapi dan sebagainya. Kini Lampung Tengah mendapat cobaan.

Jembatan Terbanggi Besar di jalan lintas tengah (jalinteng) Sumatera Lampung Tengah ambles. Bahu penyangga bagian atas sisi kanan jembatan patah, Rabu (22/1). Hal ini diduga akibat banjir yang terus-menerus melanda sungai Terbanggi sehingga membuat bergesernya kontroksi jembatan. Akibatnya lalulintas yang melalui jalur utama ini harus dialihkan, sampai perbaikan selesai.

Usman, warga setempat mengatakan, amblesnya jembatan Terbanggi Besar diketahui sekitar pukul 05.00 WIB dini hari. Beberapa warga yang mendengar suara ambles kemudian bergegas keluar rumah dan melihat kondisi jembatan. "Saya dengar suara cukup keras yang berasal dari jembatan. Terus saya keluar bersama warga lain. Ternyata jembatan itu putus.

Besinya itu patah. Terangkat begitu ke atas. Bawahnya juga sepertinya ambles, karena suaranya cukup keras," terangnya.
Karena besi penyangga jembatan sebelah kanan patah mengakibatkan kondisi jalan dari setengah jembatan mengalami ambles (turun) sekitar 20 centimeter.

Hasil pantauan detiklampung.com, di lokasi, selain mengalami penurunan pada lantai jembatan, serta patahnya besi penyangga, baut-baut pada jembatan terlihat menegang seperti ingin lepas. Kondisi ini cukup membahayakan jika kendaraan dipaksakan untuk tetap melintas.

Pihak kepolisian menutup jalur tersebut.  Dan seluruh kendaraan  roda empat dan kendaraan berat (bus dana truk) dialihkan ke jalur Terminal Betan Subing, baik dari arah Kota Bumi Lampung Utara maupun dari arah sebaliknya, hal ini dilakukan guna menghindari kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa.

Kejadian ini,langsung mendapat perhatian Bupati Lampung Tengah, Achmad Pairin.  Bersama Pejabat terkait meninjau lokasi jembatan. pada kesempatan itu, Achmad Pairin menjelaskan, kerusakan jembatan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, pemkab akan segera berkoordinasi untuk menanggulangi masalah tersebut.

"Dalam waktu dekat ini kita tanggulangi dulu masalah kemacetanya. Sementara ini kendaraan dialihkan. Dan dalam waktu singkat, kita juga akan berkoordinasi bersama pemerintah pusat agar segera ada perbaikan," tandasnya. (rd-07).