Ratusan Massa Gelar Aksi Tolak Pansus Oleh DPRD Lampung

11 Juli 2018 - 10:01:18 | 2619 | POLITIK

DL/11072018/Bandarlampung

---- Ratusan masa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Peduli Lampung (BRPL) menyatakan menolak secada tegas pembentukan Pansus oleh DPRD Lampung yang tidak berdasarkan UU dan hanya ditunggangi dengan kepentingan kelompok. Hal tersebut diungkapkan Kordinator lapangan Ica Novita, saat menggelar aksi di Lapangan Korpri Telukbetung, Selasa 10 Juli 2018.

"Kami menolak pembentukan PANSUS oteh DPRD Lampung yang tidak berdasarkan Undang-Undang dan hanya ditunggangi dengan kepentingan kelompok. Anggota dewan jangan jadi juri..!!!," kata Ica saat menggelar aksinya. Selain itu, pihaknya meminta agar semua elemen mendukung pihak penyelenggara untuk bekerja secara profesional tanpa adanya tandensi Intervensi, Intimidasi dan tekanan dari pihak manapun.

Ia menambahkan, jika pihaknya mengajak masyarakat Lampung agar bersama-sama menjaga kondusivitas dan tidak terpancing atas wacana gaduh yang berkembang dengan isu-isu politik yang tentu kebenarannya hanya mememecah belah keutuhan masyarakat Lampung.

“Kita harus menjaga agar Lampung tetap kondusif usai pelaksanaan Pilgub 27 Juni 2018. Jangan sampai melakukan tindakan anarkis dan membuat kisruh serta menjadikan Lampung rusuh,” kata dia.

Masih kata dia, aksi ini sebagai sikap keprihatinan atas adanya oknum-oknum yang ingin menjadikan Lampung rusuh pasca Pilgub 2018.

“Jangan sampai terpancing karena hasil Pilgub 2018. Pilgub telah usai dan dimenangkan oleh pasangan nomor tiga Arinal – Nunik yang telah dipilih oleh 1,5 juta warga Lampung. Pilihan ini harus dihargai meskipun kita berbeda pilihan tapi sama-sama untuk membangun Lampung,” kata dia.

Ica menambahkan bahwa pilihan rakyat Lampung tidak semuanya karena uang. “Tidak semua rakyat Lampung mata duitan. Jangan karena beberapa orang kita jadi tidak saling menghargai dan menghormati. Kami meminta seluruh elemen politik, masyarakat, calon Gubernur dan calon wakil Gubernur menjaga ketertiban dan keamanan dengan tidak mengintervensi penyelenggara Pilkada dengan kehendak sendiri," tuturnya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, kami mengajak seluruh lapisan masarakat untuk tetap mempertahankan pilihan nya serta kepada semua elemen masarakat termasuk para pendukung paslon.

Selanjutnya, yang kalah untuk menghormati kinerja dan prosedur dari Bawaslu, Panwaslu dan Gakkumdu yang sedang berkerja, dia juga dengan tegas menolak pembentukan pansus oleh DPRD Lampung yang tidak berdasarkan Undang Undang dan ditunggangi kepentingan kelompok," kata Ica. (ver)