DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT Kota Metro Ke-81

26 Juni 2018 - 10:21:01 | 1773 | PARLEMENTARIA

DL/25062018/Kota Metro

---- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Metro menggelar rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Metro yang ke 81. Sidang yang dipimpin oleh ketua DPRD Anna Morinda dan didampingi dua wakilnya yaitu, Fahmi Anwar dan Nuraida.

Selain jajaran Kepemerintahan Pemkot Metro, acara tersebut dihadiri oleh, wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri.

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri optimistis momentum hari jadi ke-81, Kota Metro mampu mewujudkan visi misi dan cita-cita Bumi Sai Wawai jadi nyata. Di tangan para pemimpin yang kompeten, hanya butuh sedikit polesan merubah Kota Metro.

"Kota Metro ini hanya butuh sedikit polesan jika ingin dapat berdaya saing dan menjadi Kota Pendidikan sesungguhnya sesuai pidato walikota tadi. Hal itu sangat mungkin. Ditambah letak Kota Metro yang strategis yang akan dilewati jalan tol," kata Bachtiar, Senin 25 Juni 2018.

Ia mengaku siap mensupport Kota Metro untuk dapat berdaya saing dari sektor ekonomi serta menjadi Kota Pendidikan sepenuhnya. Ditangan pemimpin yang berpengalaman, ia yakin tak perlu menelan anggaran besar untuk Kota Metro mampu segera merealisasikan visi dan misi tersebut.

"Tahun 1981 saya masuk ke sini (Kota Metro, red) saya sudah kenal dengan pak Pairin, beliau sudah di kesehatan. Ditambah lagi beliau sudah berpengalaman di bidang pemerintahan sebelumnya. Karena sebelumnya sebagai Bupati Lampung Tengah. Begitu juga Wakil Walikota, beliau berpengalaman di bidang keuangan. Jika diramu dengan baik, tidak perlu anggaran besar untuk mewujudkan visi misi Kota Metro," tukasnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi I, Nasriyanto berharap HUT Kota Metro ke-81 dapat menjadi momentum Pemkot Metro untuk mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencapai target yang ditentukan. Pasalnya, dari laporan Bappeda ada 5 OPD yang tidak mampu memenuhi target.

"Saya mengapresiasi Kota Metro kembali meraih WTP dari BPK. Tetapi Pemkot Metro tidak boleh terlena, karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Seperti kinerja OPD yang belum maksimal dan belum mencapai target. Dari laporan Bappeda, ada 5 OPD yang tidak mencapai target, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas PU. Sebagai Kota Pendidikan, Dinas Pendidikan seharusnya menjadi ikon Kota Metro kenapa bisa tidak mencapai target. Nah, hal-hal seperti itu yang harus diperhatikan, agar keberhasilanya merata," tutupnya. (Adv/Igun)