Rakata Institute: Arinal - Nunik Unggul 33 Persen

23 Juni 2018 - 22:39:02 | 1191 | POLITIK

DL/23062018/Bandarlampung

--- Empat hari menjelang pemungutan suara pemilihan umum Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018 yang akan digelar serentak di Indonesia, dan di Lampung aka nada satu Pilgub dan dua Pilbup yakni Tanggamus serta Lampung Utara, Rakata Institute merilis aplikasi Quick Count untuk memantau hasil agar dapat diakses pengguna smartphone berbasis android.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Rakata Institute Eko Kuswanto, Sabtu 23 Juni 2018 dalam acara Halal bil halal Rakata Institute dengan insan media Lampung di Emersia Hotel Bandarlampung di hadapan puluhan media cetak, elektronik dan online.

Menurutnya, aplikasi Quick Count Pilkada didesain dan dikelola oleh tim kreatif yang berasal dari anak-anak Lampung. Aplikasi itu diharapkan bisa melayani informasi dengan cepat dan presisi bagi 10 juta lebih pemilih di provinsi Lampung dan dua kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak 2018.

Lembaga survei ini merilis menjelang Pilgub Lampung 2018 periode survei 12-17 Juni 2018 menyatakan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3 Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik) unggul dibandingkan 3 paslon lainnya.

Eko menambahkan, hasil survei menunjukan Arinal-Chusnunia unggul, diikuti urutan kedua adalah Herman HN-Sutono. Dengan margin of error ±3,10 ersen, maka diprediksi hanya kedua pasangan itu yang bersaing pada Pilgub Lampung 2018.

Lanjut dia, jika Pilgub digelar hari ini, menurut Rakata Institute, pemenangnya adalah Arinal-Nunik. “Paslon Arinal-Nunik unggul dengan 33,30, disusul Herman HN-Sutono  31,30 persen,  Ridho Ficardo-Bachtiar Basri 22,30 persen dan Mustafa-Jazuli dengan 10,50 persen. Sedangkan swingvotter 2,6 persen,” katanya.

Survei Pilgub ini menggunakan jumlah sampel sebanyak 1.000 responden, dengan metode

stratified random sampling dan memiliki toleransi kesalahan (Margin of Error – MoE) ±3,10 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen, dan sampel berasal dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang terdistribusi secara proporsional di setiap kabupaten/kota. (ver)