Tony: Gak Apa-apa Kandidat Kami Terus Didzolimi

13 Juni 2018 - 21:05:11 | 297 | POLITIK

DL/13062018/Bandarlampung

---- Ketua tim pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur Lampung nomor urut 3, Tony Eka Candra dengan tenang menegaskan bahwa kondisi iklim politik di Lampung yang sedang meninggi ini, harus disikapi dengan bijaksana dan kepala dingin.

Apapun yang terjadi, Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi - Chusnunia tetap akan berkomitmen merangkul semua kalangan dan komponen masyarakat untuk bersinergi demi membangun Provinsi Lampung.

Gak papa, kandidat kami didzolimi, diserang dari berbagai sudut. Ini konsekuensi logis dari sebuah perjuangan politik. Ketika kita sedang menanjak dukungannya dari masyarakat arus bawah, ada saja yang ingin melakukan pengalihan pandangan,” kata Tony pada media ini, Selasa 12 Juni 2018.

Tony Eka Candra mengatakan, 14 hari terakhir menjelang pemungutan suara, Lampung semakin memanas. "Kandidat kami diserang dengan berbagai macam cara mulai dari pembegalan logistik bahan kampanye di Lampung Tengah, meskipun membawa logistik bahan kampanye yang legal sesuai dengan Aturan Perundangan, Peraturan KPU (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu)," ujar Tony.

Masih kata dia, baru-baru ini juga terdapat salah satu warga yang dijebak oleh oknum tertentu, untuk mengakui bahwa menerima uang dari Palson 3. "Kami sangat menyayangkan hal ini terjadi, karena dapat mencederai proses demokrasi, dan ini sudah menjurus kepada tindakan dzolim untuk menjatuhkan Paslon nomor 3 Arinal - Nunik," bebernya.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung ini menghimbau agar semua pihak dapat menjaga suasana Pilgub ini dengan sejuk, tertib, aman, damai dan demokratis hingga hari pencoblosan. "Mari kita memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, dan menjaga bersama Pilgub ini berlangsung kondusif dan demokratis, tanpa dicederai oleh tindakan diluar aturan perundangan yang berlaku.” Ungkap politisi partai Golkar itu. (Lis/*)