Selamat Berlebaran Mbah Sarni

13 Juni 2018 - 20:26:21 | 4239 | HUMANIORA

DL/13062018/Pesawaran

---- Hari ini Dinas Sosial Provinsi Lampung melalui seluruh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) akan menyelesaikan pembagian paket Lebaran kepada 3 ribu lanjut usia binaan LKS di seluruh provinsi Lampung yang ditargetkan selesai Kamis 14 Juni 2018.

Ini diungkapkan Sumarju Saeni, Kepala Dinas Sosial provinsi Lampung kepada detiklampung.com, Rabu 13 Juni 2018.

“Seperti diinformasikan sebelumnya, bahwa target 3 ribu lansia itu harus selesai sebelum lebaran. Karena ini memang paket yang diperuntukkan sebagai bingkisan lebaran. Dimaksudkan agar para lansia binaan bisa berlebaran dan bergembira pada hari lebaran,” katanya.

Ada beberapa LKS yang akan segera menyelesaikan distribusi bingkisan itu, antara lain LKS  Mutiara, Kabupaten Lampung  Selatan dengan sasaran 300 orang dan LKS Muara Kasih di Kabupaten Pesawaran sebanyak 100 orang.

Hari ini, Rabu,13 Juni 2018 ada tiga LKS yang membagikan paket lebaran di sekitar wilayah kerjanya masing-masing yakni LKS Bina Insan Pertiwi, Kabupaten Pesawaran  dengan sasaran 100 orang, LKS Alamanda, Kabupaten Tanggamus dengan sasaran 100 orang dan LKS Adip Kabupaten  Pringsewu menyediakan paket untuk 300 orang Lansia.

Family Support

Menurut Kabid Rehsos Dinsos Lampung Ratna Fitriani melalui sambungan selulernya mengatakan bahwa disamping program home care maupun day care, khusus untuk lansia ada juga program family support, program rehabilitasi rumah tidak layak huni Lansia. 

Sementara itu dalam kaitan dengan pelayanan Kadissos Lampung, Sumarju Saeni berharap di setiap Desa atau Kelurahan didirikan organisasi bergerak untuk kesejahteraan Lansia yakni "Karang Wreda atau Karang Lansia".

“Organisasi inilah yang akan membantu anggotanya yang terdiri dari para lansia, untuk pemenuhan kebutuhannya, seperti kesehatan dan siraman rohaninya. Saya rasa ini sangat efektif,” katanya.

Untuk Mbah Sarni

Beberapa waktu lalu, mbah Sarni yang menjadi sorotan media karena kondisinya secara fisik, segera mendapatkan penanganan dan perhatian Dinas Sosial setempat.

Mbah Sarni adalah sosok manusia walaupun miskin namun tegar dan berjiwa sosial tinggi. Betapa tidak, mbah Sarni tinggal sendirian di sebuah gubuk yang dapat dikatakan tidak layak dihuni oleh manusia. Untuk makan sehari harinya mbah Sarni mencari sisa-sisa padi yang sudah dipanen (ngangsak – bhs Jawa). Namun selalu membagikan pendapatannya kepada orang lain.

Mbah Sarni yang sempat viral di medsos beberapa minggu yang lalu mengatakan saat ini juga menjadi salah satu yang menerima bingkisan paket lebaran berupa pakaian dan sembako.

"Terima kasih Mas Irzin (ketua LKS Bina Insan Pertiwi – red), tahun ini saya masih diperhatikan..” ucap mBah Sarni dengan mata berkaca-kaca.

Menurut pengakuan Ketua LKS Bina Insan Pertiwi, Irzin Abdullah kegiatan semacam ini secara rutin dilaksanakan khususnya pada saat hari raya Idul Fitri.

Dari 100 orang Lansia yang mendapat santunan home care service, bingkisan lebaran sesuai janjinya dengan awak media detiklampung.com ini  mBah Sarni akan dibantu melalui program day care maupun home care.

“ Jadi selain itu, juga akan dibantu dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).” Kata mbah Irzin yang nampak jenggotnya sudah memutih. (ppid-dinsos)