Arinal Djunaidi Pertahankan Lampung sebagai Bumi Agribisnis

12 Juni 2018 - 22:58:15 | 270 | POLITIK

DL/12062018/Lampung Utara

---- Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menegaskan bahwa dirinya akan mempertahankan Provinsi Lampung sebagai bumi Agribisnis.

Menurutnya, warga Lampung sangat kaya akan sumber daya alam. "Selintas kalian terlihat kaya,  tapi kalau gak buah juga percuma. Dimana kopinya?

Saya sengaja datang kesini memperkenalkan diri. Saya ingin menyapa, selamat berpuasa,  dan dalam waktu dekat kita menyambut Lebaran. Selamat Hari Raya Idulfitri mohon maaf lahir batin," ucap dia di Lapangan Desa Sinar Harapan, Sungkai Barat, Lampung Utara, Selasa, 12 Juni 2018.

Arinal biasa dia disapa menerangkan sudah hampir semua kecamatan di datangi. "Persoalannya sama, petani miskin. Tanahnya bagus,  petaninya pinter,  tapi rakyatnya miskin, ini yang aneh menurut saya," ujarnya.

Mantan Sekprov Lampung ini mencalonkan diri untuk mengubah ketimpangan antara di desa dan di kota. "Supaya hidup kita berubah antara kota dan desa jauh ketimpangannya. Oleh karenanya ini yang ingin saya lakukan,  bagaimana caranya. Saya anak petani. Bisa merubah nasib petani menjadi lebih baik lagi," terangnya.

Cagub nomor tiga ini menceritakan kala dulu sekolah dengan berjalan kaki sejauh 7 km. "Ada hikmahnya saya saat masih sekolah di tiyuh, jalan kaki sejauh 7 km,  melewati kebun-kebun.  Membuat saya menyukai pertanian. Saya ingin merubah nasib bapak saya. Sehingga saya sekolah SMA di pertanian,  kuliah di pertanian. Ini yang akan saya sumbangkan kepada masyarakat," tuturnya.

Kartu Petani Berjaya lanjut Arinal, digunakan untuk mempersiapkan para petani,  ketika ingin menanam ada bibit dan benih bermutu. "Untuk produksi lebih baik lagi. Kemudian pupuk,  tidak ada alasan lagi ketika ingin menggunakan pupuk,  pupuk tidak ada. Ketika mau mupuk,  pupuk sudah ada di daerah petani dan siap digunakan. Kalau ada serangan hama penyakit,  obat sudah ada di kecamatan. Pokoknya tidak ada alasan ketika panen, produksi meningkat dan dijual dengan harga yang menguntungkan petani," bebernya.

Setiap petani akan mendapatkan kredit usaha petani Rp20 juta, sambungnya. "Tujuannya agar petani tidak hanya bergantung pada misalnya petani kopi hanya mengandalkan kopinya saja. Walaupun tidak punya anggunan tetapi memegang Kartu Petani Berjaya, langsung dapat. Tetapi tidak sembarangan, harus benar-benar petani, orangnya baik," urainya.

Arinal mengatakan bahwa terdapat enam makna untuk membangun petani,  petani saat ini butuh pertolongan, disini lah negara hadir. "Saya ingin menjadi seperti Soekarno, menjadi proklamator. Sesuai dengan arti nama saya, apa yang dikatakan benar,  itu saya buktikan kebenarannya. Mohon doa, pilih nomor tiga. jangan dirubah lagi. Kita harus bangkit untuk lampung berjaya,  lebih baik lagi. Saya ingin mempertahankan lampung,  sebagai bumi agribisnis," tegasnya. (lis/*)